20151103

#InkTober is Over



Holaa.. meskipun aku malu-malu, tapi aku… eh salah Jiko, sudahlah lupakan

Wuaaah Oktober baru saja beranjak pergi. Bulan Oktober tahun ini aku ikutan #inktober dong, meskipun dengan hasil yang boleh banget dibilang mengecewakan, dari mulai beberapa hari yang skip sampe dikejar deadline beberapa menit sebelum tengah malam. Tapi ya seru juga sih karena gak biasa dikejar target meskipun ini hanya target pribadi, tapi seru juga. Dikesempatan kali ini mau rekap aja kali ya hasil sebulanan lalu ngapain aja. Sambil cerita-cerita dikit kenapa gambar itu yang akhirnya aku putuskan buat upload di akun Instagram ku. Let’s Go!!

Jadi ceritanya karena berkesempatan bisa sebulan full ambil bagian di “kampanye” ini, kepikiran buat bikin project ato tema tertentu gitu. Awalnya kepikiran buat komik pendek gitu, sehalaman doang, tapi kayaknya berat ya sudahlah dicoba dulu, dan ternyata emang berat. Ganti lagi yang kira-kira aku bisa keep up. Ya udah ilustrasi aja. Ceritanya aku ambil dari satu bagian tertentu dari lagu-lagu JKT48 yang ada. Cukup satu bagian/adegan ato satu kalimat ato bahakn satu kata yang aku anggap penting dan mengena di lagu itu dan... jadilah aku berusaha menuntaskan niatku bulan ini. Meskipun aral rintangan selalu menghantui dan menggoda, yaaah lumayan lah buat permulaan. Jadi berikut rekapnya.


Day H-1.


https://instagram.com/oushiza69/

Ini ceritanya pilot gitu, karena aku cuma ngumpulin pen doang tanpa pernah mencoba menggores sesuatu yang beneran, jadilah akhirnya menggores sesuatu yang “niat" buat dibagi. Semalam sebelum kalender berubah menjadi 1 Oktober. Menetapkan ide. Berusaha pulang buru-buru seusai jam kantor. Malah melongo di kos sambil internetan. Lhaiiyaak!!
  

Day 1.




Ini karya lama sih, awal-awal beli pen dulu. Ide untuk buat komik maksimal 2 halaman berawal dari sini. Udah setahunan yang lalu deh kayaknya. Lagu ini judulnya Futari Nori no Jitensha a.k.a. Bersepeda Berdua. Ya begitu deh, si cewek ada perasaan gitu terus di-friendzone  ama cowok, baru lagi nih cowok yang ngasi friendzone. Ini interpretasiku aja kalo ada yang berpendapat beda, bebas. Karena salah satu liriknya berbunyi

“Aaa.. mungkin bagi dirimu, hanya teman sekelas saja yang jalan pulangnya searah..”

Yes keliatan kan friendzone-nya disebelah mana. Lanjut..


Day 2.



Lagu ini judulnya Hikoukigumo a.k.a. Jejak Awan Pesawat. Tiap kali dengerin lagu ini yang aku rasakan adalah dua anak sekolahan, cowok dan cewek pastinya, jalan pulang dari sekolah pas sore hari dan saat si cowok bilang “Sayonara.”,  selalu ada perasaan seperti kehilangan dari si cewek, tapi sebenernya karena beda arah aja umahnya, kemudian sambil menahan tangis si cewek menengadah ke langit dan pas aja gitu ada pesawat lewat dan meninggalkan jejak di awan seperti membelah langit gitu. Romantis kan. Karena salah satu liriknya berbunyi

“Sayonara.. kau bisikkan.. ekspresimu saat itu.. “. 

(Udah kan, beda arah aja rumahnya sampe akhirnya harus sayonara)

Kemudian disambung

“Sinar mentari tak sampai, cinta itu t’lah layu dan gugur..”. 

(Sinar mentari tak sampai artinya mau tenggelam, sore kan ya. Cinta itu tlah layu dan gugur, akhirnya si merasakan kecewa juga harus berpisah hari ini, padahal besok juga masih ketemu lagi di sekolah, lebay banget deh, kecuali besok libur dan wabah zombie datang)

Disambung lagi dengan

“Jejak pesawat yang di langit, garis putih lurus memanjang, perasaan siapa yang masih ada tanpa mampu menoleh ke belakang”. 

(Dengan background jejak pesawat yang membelah langit, karena ada perasaan yang muncul sampe gak sanggup buat menatap kepergiannya, ini karena beda arah aja rumahnya)

Tapi kabarnya ini adalah lagu super serem dari AKB48 kalo diinterpretasikan dengan sudut pandang yang lain. Intinya pas sepasang kekasih melakukan perjalanan menggunakan pesawat, pesawat yang mereka kecelakaan dan sukses merenggut salah satu dari mereka. Berikut salah satu interpretasi lain dari liriknya, klik ini untuk menuju sumbernya.

Serem nggak siih?!


 Day 3.


Ame no Doubutsuen a.k.a. Kebun Binatang Saat hujan. Salah satu lagu favorit di setlist Sheisun Girl yang dibawakan tim K3. Hujan aja romantis, ditambah lagi mereka ditempat yang nggak banget didatengin orang pas hujan, kebun binatang. Jadi serasa milik berdua kan. Salah satu penggalan liriknya berbunyi

“Kebun binatang memang sengaja kupilih, kencan saat tak ada seorang pun oh.. sungguh terasa mewah seakan hanya dibuka ‘tuk kita berdua”

 Kurang romantis apa coba, berdua, basah-basah, ditempat yang gak ada orang, dan bau ee’. So Sweet.


Day 4.


Akhirnya saya menyerah buat komik pendek, gak sempet waktunya karena aku bikinnya juga sepulang kerja jadi yaaaah yaaah yah yaaaaah. Change of plan, ilustrasi aja.

Temodemo no Namida a.k.a. Air Mata Perasaan Yang Tak Tersampaikan. Sedih banget kan. Interpretasi gue adalah seorang cewek yang baru merasakan cinta pertama dengan cowok dan berencana mau nyusulin cowoknya pas hari hujan eh.. ternyata cowoknya lagi nemuin cewek lain. Sakit sih… tapi gak berdarah. Disamping karena lagu ini sedih tapi dibawain dengan jumawa, makinmenyayat hati. Dan paling penasaran ama bunga Ajisai atau nama resminya adalah Hydrangea, googling sendiri aja yak. Beberapa penggalan liriknya adalah

“Hujan rintik-rintik yang mulai turun akupun menutup layar kisah ini, bagai menurunkan layar warna perak, itulah cinta pertama diriku”.

Dan dilanjut dengan

“.. Kuingin panggil namun ku tak bisa, saat kulihat kebawah bunga Ajisai pun menangis”.



Day 5.


Yakusoku yo a.k.a. Janji ya!. Lagu ini bercerita tentang pentingnya janji bagi manusia, karena di siklus hidup manusia pasti ada fase bertemu dan berpisah, dan hanya dengan janji mereka bisa membuat momen untuk bersama lagi. Bagian yang penting sudah diwakili semua oleh judulnya sih. Dari setlist Sheisun Girl juga oleh Tim K3. Janji ya!

Model tangan yang cowok itu dari tanganku sendiri lho ciehehehhe. Ihiirr!!


Day 6.


Ano Koro no Sneakers a.k.a. Sneakers Waktu Itu. Salah satu hasil favorit ku di inktober ini. Puas aja sama hasilnya. Kalo lagunya sih bercerita tantang seorang makhluk ciptaan Tuhan yang bernama manusia, yang mengenang masa saat sekolah dulu dan merasa dirinya sudah banyak berubah dibanding dulu, masa masa masih pake sneakers kemana-mana. Meskipun perasaan itu akan usang layaknya sneakers yang dia pake kemana-mana dulu. Tapi perasaan itu bener-bener melekat jelas dipikirannya.

Ilustrasinya gak nyambung si sama isi lagunya. Tapi aku suka banget ama sneakers, apalagi cewek yang pake sneakers kayak gitu, keren aja sih menurutku. Dan tidak lupa romantis


Day 7.


Yokaze no Shiwaza a.k.a. Perbuatan Angin Malam. Sejahat-jahatnya yang bisa diperbuat angin malam palingan masuk angin kan. Dan dalam rangka menyambut masuk angin, si cewek yang menunggu kabar dari orang yang ternyata dia rindukan padahal dia gak mau serius-serius amat awalnya. Akhirnya kemakan ama omongan sendiri. Meskipun dia berusaha mengerti dengan kesibukan si cowok, tapi akhirnya sebel juga kalo harus menunggu kabar dari sang cowok. Salah satu penggalan liriknya adalah sebagai berikut.

“…
Apakah telepon saja tidak bisa?
Padahal aku merindukanmu, dan terus menunggu kamu
Tentang hari ini kau sibuk dengan kerjaan
Ku ingin bertemu denganmu sampai hampir menangis
Mengapa aku bisa jadi suka s’perti ini
Di awalnya aku tidak ingin serius, perbuatan angin malam”

Angin malam jadi korban aja di lagu ini, karena si cewek nunggu kabar dari cowok yang ternyata dia sukai banget-banget itu, di luar, masuk rumah napa neng.

Salah satu lagu di setlist Theater no Megami dari Tim J. Dibawain oleh Jessica Veranda pake baju pengantin beuuuh… nyambung banget. Ya emang sih perbuatan angin malam kalo situ pake baju mempelai putri jalan sendirian malem-malem emang jahat, bahkan gak hanya angin malam yang jahat, kupu-kupu malam bisa jauh lebih jahat. Hati-hati ya neng.


Day  8.


Gingham Check a.k.a. I have no idea what is Gingham Check. Ada yang bilang si cinta berpola kotak-kotak…. Whaaaaaaaaaaaaat?!.

Okelah ceritanya keabisan ide dan mood gambar lagi belanja ke Afganistan gak balik-balik. Karena jam 12 malam tanda pergantian hari semakin dekat, akhirnya nekat upload ginian. Begitu. Gak banyak cerita di balik ilustrasi yang satu ini. Memenuhi kuota aja.

Single ke-6 dan Senbatsu Sousenkyou pertama dari JKT48. Enak kok lagunya. Beneran deh.


Day 9.
 

Koi no Keikou to Taisaku a.k.a. Arah Sang Cinta dan Balasannya. Salah satu lagu dari Setlist Te Wo Tsunaginagra oleh Tim T. Bercerita tentang cewek IPS, yang biasanya cantik-cantik dan imut-imut kaya member Tim T ehm Shani ehm ehm.. Anin juga, yang suka ama cowok yang bisa dikategorikan sebagai Nerd yang jurusan IPA dan peringkat 3 UN wuaoohohoho spesifik banget kan, karena ini tertulis jelas di liriknya.

Mereka tidak sengaja bertemu di tempat les preparasi masuk perguruan tinggi. Entah gimana sistem masuk perguruan tinggi di lagu ini, pokoknya mau anak IPS ato IPA bakal satu kelas aja di tempat les ini.
Si cewek menemukan charming poin dari si cowok, meskipun temennya gak pada setuju, tapi dia tetep keukeuh dan yakin kalo kalo selera dan level nya udah terlalu tinggi untuk bisa dipahami temen-temen ceweknya yang lain. Spesifik? Ada kok di liriknya.

Akhirnya, si cewek berusaha untuk mengimbangi si cowok dengan belajar giat, meskipun dia yakin bakalan masuk lewat PMDK karena secara dia IPS yang pengen masuk jalur IPA.

Lagu yang lucu, sumpah lucu banget kaya Angel. Salah satu penggalan liriknya adalah sebagai berikut

“Ku bertemu seseorang di les itu
Aaa rambutnya terlihat berantakan
Pakai tas punggung dan kacamata kuno
Tapi dia peringkat tiga UN
Sebenarnya bukanlah tipe yang
Mudah disukai oleh para gadis
Entah mengapa ku kepikiran
Tampaknya membosankan
Selalu belajar
Si jenius
… “

See how obvious the song interpret the character. Lagu yang lucu dan recommended banget buat di denger. Lagu cinta yang gak cheezy dan straight to the point. Bukan tentang kisah cinta dua orang dewasa yang selalu menye-menye, tapi lucunya bocah-bocah ini berusaha menyikapi perasaan yang baru pertama kali mereka rasakan. Coba aja denger.


Day 10.

 
Shamu Neko a.k.a. Kucing Siam. Salah satu lagu dari setlist Shaisuu Bell ga Naru yang dibawakan tim K3. Bercerita tentang cewek yang mengibaratkan dirinya sebagai kucing siam. Kucing, yang lucu imut dan disukai banyak orang tapi masih punya kelas layaknya kucing siam yang angkuh tapi masih sayang-able. Nah loo.

Entah kenapa hampir semua cewek yang aku suka bisa deket aja gitu ama kucing. Sedangkan aku, mau ngelus aja di cakar. Dan yang paling nggak suka sama sifat kucing adalah sok akrab gitu kalo kita lagi makan. Ganggu banget.


Missing Day.



Ini ada acara kondangan gitu keluar kota, jadi gak sempet terus ada kesibukan apa lagi gitu, jadinya upload gambar gajes ini deh.

Lagu pertama berjudul Kono Mune no Barcode a.k.a. Bracode Hati Ini. Baru lagi ini, dengan judul selucu dan se-catchy itu, lagunya serius. Sumpah deh. Bercerita cewek yang nekat keluar malem-malem ke mini market dengan harapan bisa gak sengaja ketemu ama cowok yang dia sukai yang tinggal deket situ juga. Ribet amat kepengennya. Walaupun lagi gak kepengen beli apa-apa, pergi aja gitu ke mini market, aku banget ini ceweknya, dan tiap kali mendengar barang yang dia beli d scan, bunyi “Bip!”-nya itu seirama ama detak jantungya yang lagi dag dig dug berangan-angan sapa tau ketemu ama cowok yang disukainya. Absurd? Jelas… Jepang gitu loh.

Lagu kedua Mango No. 2. Masih dari setlist yang sama, entah gak paham sama lagu yang satu ini tapi enak aja lagunya, lucu-lucu pengen bawa pulang gitu membernya. Interpretasi yang ada dikepalaku saat itu adalah Mango No. 2 adalah merk ato kode gitu dari lipgloss yang dia pake. Walau sebenarnya dia masih di bawah umur, tapi dia merasa sudah punya bakat gitu buat nge-flirt orang yang lebih dewasa dari dia. Dan ada momen dia ingin segera menjadi wanita dewasa dan memakai lipstick sungguhan serta melepas sneakers yang dia untuk bisa memakai sepatu hak tinggi. Lagu di atas absurd? Ini jauh lebih absurd.


Day 14.
 

1! 2! 3! 4! Yoroshiku! a.k.a. 1! 2! 3! 4! Mohon Bantuannya. Lagu yang sering dibawakan Tim K3 awal-awal mereka terbentuk. Dari begituu banyak seifuku yang mereka punya, seifuku ini yang paling mengena dari tim ini. dengan warna kuning cerah dan desain lebih mirip seragam cheerleader daripada seragam sekolah. Cocok banget dengan karakter Tim K3.

Bercerita tentang cewek yang penuh semangat mengungkapkan cintanya. Very energetic girl in love, daripada lagu cinta yang mengalun sendu, malah ada backsound lagu cheers dan festival mengiringinya untuk mengungkapkan kata pertama ke orang yang dia suka. Beberapa penggalan liriknya adalah sebagai berkut

“1! 2! 3! 4! YOROSHIKU!
5! 6! 7! 8! cintaiku!
Ketuklah pintu hati ini, Ketuklah dengan lembut
1! 2! 3! 4! YOROSHIKU!
5! 6! 7! 8! diri ini!
Kata kunci pertama”


Day 15.
 

Theather no Megami a.k.a. Dewi Theater. Salah satu lagu di Setlist dengan judul yang sama yang dibawakan oleh Tim J. Bercerita tentang dewi-dewi theater, dari sudut pandang fans ke oshi-nya. Yaaah tergambar jelas tanpa kiasan dari lirik di lagunya. Dan Jessica Veranda, memang perwujudan Dewi yang sesungguhnya di theater. Berikut beberapa penggalan liriknya, tanpa kiasan, straight to the point.

“Aku dengar dari orang-orang
Bahwa kamu semangat di panggung
Rasanya ku benar-benar ingin kan
Berlari berangkat sekarang juga
Walaupun reply email tapi tidak pernah terpilih
Selalu melihatmu dalam mimpi”

Gak sengaja bisa nemu brush pen. Jadi semakinmalas untuk ngarsir. Haha ha ha ha -____-


Day 17.



Ponytail to Shu Shu a.k.a. Ponytail dan Shu Shu. What the hell is Shu Shu? Ternyata iketan rambut, udah itu aja. Yaah another first love story from another girl. Salah satu lagu di cover album pertama JKT48, Heavy Rotation. Dan sering jadi bonus song saat Tim J perform.

“Walau ku suka
Namun tak terucapkan
Hanya pada sosokmu
Ku bisikkan perasaanku”

Kenapa ilustrasinya kayak gitu, ya karena video klip aslinya emang kayak gitu. Karena JKT48 sendiri nggak ada MV nya. Ya sudah si gitu aja, enak aja lagunya.


Day 18.



Yuuhi wo Miteiruka? a.k.a. Apakah Kau Melihat Matahri Senja?. Lagu favorit lagi ini. Single  ke-2 dari JKT48 dan salah satu lagu di Setlist Boku no Taiyou yang dibawain Tim K3. Di theater si yupi monolog semi-semi nge-rap gitu di awal lagu. Lucu banget dah jadi pengen jadiin gantungan kunci. Isi lagunya sebagian besar adalah motivasi sih. Jadi lagu ini bilang,  seberat apapun hari yang sudah dilalui, sebanyak apapun kesalah yang sudah diperbuat hari ini, cobalah untuk menghargai diri sendiri untuk terus maju.

Scene favorit di MV-nya adalah saat Shinta Naomi melihat bunga yang ada disebelah kakinya. Pengen bawa pulang aja rasanya, Naominya. Judes –judes menggemaskan gitu mukanya. Ah sudahlah, berikut penggalan liriknya

“Merasakan angin di saat musim berganti
Dan menyadari bunga di sebelah kaki
Jika dapat mensyukuri keberadaan kecil itu
Kita dapat rasakan kebahagian”

Masih banyak lirik yang bisa dijadiin quote dan bikin kamu makin kekinian. Serius deh.


Day 19.



Cinderella wa Damasarenai a.k.a. Cinderella Tak Akan Tertipu. Salah satu lagu di Setlist Sheisun Girl dari Tim K3. OLEEE!! Lucu aja ini lagunya, genrenya macam salsa gitu deh. Hmm lagunya bercerita tentang.. Cinderella modern. Cewek yang berusaha untuk tidak tergoda namun ingin banget digoda. Ribet? Namanya juga cewek. Jadi settingnya sudah malem gitu, cewek cowok ini sudah sampe limit harus pulang. Normalnya cowok yang “he eh” pasti akan menfaatkan keadaan kan, tapi sayang cewek ini ketemu ama cowok yang gentleman gitu, memaksanya pulang  dan mengantarnya naik taksi. Padahal kalopun cowok ngajakin “begituan”, si cewekpun bakal “ho oh”, tapi ceweknya tetep aja jual mahal gitu. Ya pokoknya gitu-gitu lah ceritanya. Lagu yang sebenernya nakal isi ceritanya. Berikut penggalan liriknya. OLEE!!

"Tadinya berniat mau menginap
Tempat temanku yang rumahnya dekat
Saat ini telefon dari HP
Menghela napas kesedihan
Kuantar dengan taxi katanya
Dengan sikapnya yg sangat gentleman
Memperlakukanku dengan ramahnya
Seperti manguji sedikit bergetar melihat keatas
Apa pulang begini saja
Kuinginnya lebih lama … “

Ilustrasinya diambil dari perform stage mereka yang memakai baju merah bernuansa salsa. Tarian, ekspresi, dan liriknya cocok banget. Ingin banget digoda? Dengerin aja lagu ini.


Day 20.


Shiroi Shirt a.k.a. Baju Putih. Salah satu lagu di setlist legendaris milik JKT48, Pajama Drive. Ini berkisah tentang kehidupan yang diibaratkan baju putih. Meskipun cepet kotor dan kelihatan banget kalo kotor, tapi warna putih yang melambangkan kepolosan dan kesucian mengajarkan kita untuk selalu jujur dengan kehidupan dan diri kita sendiri tak peduli seberat apapun rintangan yang akan di hadapi. Waooow lagu serius yang dibawakan riang gembira seperti biasanya. Beberapa penggalan liriknya adalah sebagai berikut

“Pakai baju putih perasaan baru
Kesedihan dan kesulitan ayo kita cuci
Bekas air mata juga kan segera hilang
Pasti ada hari yang cerah
Ada kamu yang menyilaukan”


Day 21.

 
Squall no Aida ni a.k.a. Di Tengah Hujan Badai tiba-Tiba. Salah satu lagu di Setlist Renai Kinshi Jourei dari JKT48. Lagunya romantis yang dibawain dengan beat yang cepet banget. Enak kok lagunya. Liriknya juga dalem sebenarnya, tapi di theater dibawain dengan beat cepet yang chant-able banget. Paling suka versi cover oleh @lintang_pratama dan @vit_alian, dikemas dengan nuansa Latin R&B gitu, kesan romantisnya jadi semakin mendalam. Suara vokalis dan aransemennya manis banget. Salut buat keduanya. Itu ID soundcloud mereka, temukan lagu-lagu cover JKT48 mereka disana. Worth it banget dah.

Bercerita tentang dua anak manusia yang terpaksa harus berteduh karena hujan badai yang tiba-tiba datang. Kalau dari interpretasiku, ini sih cerita flashback saat mereka akhirnya jujur dengan perasaan mereka masing-masing. Di suasana yang serba romantis, berteduh berdua saat hujan tiba tiba datang, si cewek yang tidak sengaja memandang si cowok dari samping seakan mengiyakan letupan perasaan-perasaan kecil yang selama ini dia rasakan. Daripada mengeluh dengan hujan tiba-tiba datang, si cewek justru menikmati momen-momen ini. So Sweet nggak sih. Berikut penggalan liriknya

“Ternyata diriku
Mungkin suka kepadamu
Hujan mendadak ku harap tidak berhenti
Ternyata diriku
Rasanya semenjak dulu
Telah terus me-lihat Wajah sampingmu”

It crooked! Yes it is, aku salah angel pas ambil gambar. Begitulah.


Day 22.
 

Zetsumesu Kurokami Shoujo a.k.a. Gadis Rambut Hitam yang Punah. Salah satu lagu yang  pertama kali di bawain marathon di Konser Suka Rasa Apa? JKT48 oleh Tim K3. Lagunya nge-beat gila macam Escape yang cocok banget dibawain Tim K3. Mungkin sensasinya kurang dalam jika dirasakan di Indonesia ya, tapi di negara asalnya yang begitu normalnya orang mengecat rambut, orang akan begitu terkesima jika melihat rambut hitam yang alami, yang sepertinya terancam punah. Cerita ada diseputaran itu si. Berikut sedikit penggalan liriknya

“Segera terancam punah gadis berambut hitam oh ayo jaga
Segera terancam punah gadis berambut hitam oh lindungilah”

Absurd?! So pasti.. tapi terlepas dari isi lagunya, musiknya bikin goyang banget. Asli!.


Day 31.


Kemudian absen beberapa hari, seminggu lebih malah. Ini telat juga uploadnya, padahal udah jauh hari ngerencanain bakal upload pas Malam Halloween Night, malah kutinggal buat ikutan #JKT48HalloweenNightHSF. Its Okay.

Halloween Night. Single ke 11 dari JKT48. Bercerita tentang kisah cinta di malam pesta Halloween. Lucu aja lagu ini, pertama kali JKT48 rilis single tanpa seifuku. Dan lagunya yang nuansa disco ‘80an nya kentel banget, memang ada bibit-bibit dangdut di dalamnya, jadi pas ada versi dangdutnya ya cocok aja gitu. Peran Wicked Witch benar benar menyita perhatian. Dikemas dengan nuansa yang flashmob-able gitu deh. Berikut beberapa penggalan liriknya

“Saat fajar tiba, yang masih peluk cium
Hanya kita berdua saja
Kekuatan cinta bagaikan gravitasi”

Ilustrasi ini adalah tribute perpisahanku dengan Ratu Vienny Fitrilya. Meskipun ada satu kostumnya yang ketinggalan, tapi yang halloween banget ya 3 kostum itu deh.

Sekian rekap keikutsertaanku di #inktober bulan lalu. Aku janji gak akan berhenti sampe disini. Akan ada project-project lain. Entah disini atau di akun social mediaku yang lain. Tapi sebisa mungkin akan aku update disini. See you next time. Keep smile!


No comments:

Post a Comment